Menjelajah Kampong Ayer Di Brunei Darussalam

Menjelajah Kampong Ayer Di Brunei Darussalam

Kampong Ayer merupakan sebuah desa bersejarah yang dibangun menggunakan panggung di atas Sungai Brunei. Tempat ini termasuk dalam warisan budaya dan sejarah Brunei. Kampong Ayer dikenal sebagai desa air terbesar di dunia dan kebanyakan orang menyebutnya sebagai ‘Venesia dari Timur’. Tempat ini merupakan rumah bagi sekitar 40.000 warga, yang mewakili sekitar 10% dari total penduduk Brunei.

Kampong Ayer telah ditinggali selama 1.300 tahun silam. Daerah ini merupakan daerah penting yang menjadi asal-usul pemukiman diatas sungai. Oleh Professor Abdul Aziz dari Universitas Brunei Darussalam menjelaskan bahwa Kampong Ayer adalah permukiman air yang paling luas dan paling terkenal di Asia Tenggara. Menurut sejarah, kampung ini merupakan salah satu identitas Brunei dan juga sebagai pusat perdagangan paling penting di Pulau Kalimantan.

Di Kampong Ayer terdapat berbagai jenis rumah, sekolah, layanan darurat, satelit dan bahkan wifi yang bisa diakses di tempat ini. Kawasan ini seperti sebuah kota biasa, namun terletak di atas air dengan rumah-rumah yang dibangun di atas panggung dan dihubungkan oleh serangkaian trotoar. Kampong Ayer terletak di Brunei Bay yang dapat dicapai melalui perjalanan singkat menggunakan perahu dari daratan Bandar Seri Begawan.

Perjalanan menggunakan perahu mengelilingi kampung ini, merupakan sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan. Selama perjalanan, para pengemudi perahu akan menjelaskan di mana kita berada dan bercerita tentang Kampong Ayer itu sendiri. Orang-orang disini kebanyakan ramah-ramah dan mudah berinteraksi. Kalian akan melihat kebanyakan dari mereka akan tersenyum dan melambaikan tangan dari beranda rumah saat perahu melewati rumah mereka.

Perjalanan keliling menggunakan perahu akan memakan waktu kurang dari satu jam. Kalian nantinya akan diturunkan ditempat dimana kalian naik pertama kali. Namun bagi wisatawan yang ingin turun ditempat lain juga diperbolehkan.

Leave a Reply