Hati-Hati dengan Ucapanmu Ketika di Jepang

Hati-Hati dengan Ucapanmu Ketika di Jepang

Hati-Hati dengan Ucapanmu Ketika di Jepang – Sebagai seorang warga negara Indonesia, pasti sudah terbiasa dengan berbagai kosa kata berbahasa Indonesia yang digunakan dalam berkomunikasi sehari-hari. Kamu pun akan merasa ketidak nyamanan ketia menggunakan bahasa asing ketika berkunjung ke negara lain. Ketidak nyamanan tersebut karena mulut sudah terbiasa berbahasa Indonesia dan setiap harinya komunikasi dengan bahasa negara sendiri. Apalagi ketika sedang melakukan perjalanan wisata bersama teman atau keluarga, pasti akan tetap merasa nyaman ngobrol dengan menggunakan bahasa Indonesia. Sehingga menjadi suatu kewajaran ketika kamu lebih mengutamakan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia.

Walaupun begitu, ketika kita berada di negara orang, alangkah baiknya untuk sedikit banyak belajar bahasa yang digunakan di negara tersebut. Untuk apa? Untuk kemudahan berkomunikasi ketika kamu ingin membeli sesuatu ataupun mencari informasi.

Hati-Hati dengan Ucapanmu Ketika di Jepang
Hati-Hati dengan Ucapanmu Ketika di Jepang

Ada hal yang perlu kamu jaga dalam hal omongan ketika berada di Jepang. Jangan sampai salah dalam mengucapkannya di negara tersebut. Karena salah-salah kata hal ini akan membuat warga Jepang marah atas apa yang kamu ucapkan. Apa saja kata atau kalimat tersebut? Yuk simak ulasannya dibawah ini.

kata-Kata Sensitif di Jepang yang Harus Kamu Tau

Cincin

Kata cincin alangkah bainya jangan digunakan di Jepang. Alangkah baiknya untuk mengganti kata tersebut (cincin) dengan kata “ring” yang memiliki arti yang sama hanya beda penyebutan. Apalagi ketika kamu masuk ke toko perhiasan dan kamu melihat cincin. Jangan ucapkan kata “cincin” tersebut etika berada di Jepang. Karena kata cincin dalam bahasa Jepang artinya penis (alat kelamin pria).

Mangkok

Di Indonesia, mangkok merupakan salah satu tempat untuk menyajikan makanan. Sehingga untuk di Indonesia penggunaan kata mangkok sudah familiar. Tapi ketika kamu berada di Jepang, jangan sekali-kali menggunakan kata tersebut. Bagi kamu yang datang rombongan ke Jepang, memang harus berhati-hati. Apalagi kata Mangkok tersebut dalam bahasa Jepang bernama “mangko” yang artinya vagina.

Kuchi

Kata “Kuchi” dalam bahasa Jepang memiliki arti “Mulut”. Memang sih bukan kata kasar dan harus di tutup-tutupi. Tetapi dalam pengucapan, kamu harus lebih berarti, kenapa? Karena antara “kuchi” dan “kooch” memiliki pelafalan yang hampir sama. Sehingga alangkah baiknya untuk menghindari penggunan kata tersebut selama berada di Jepang.

Demikianlah beberapa kata-kata yang harus kamu jaga supaya tidak keluar dari mulutmu. Karena ketika kamu berada di Jepang dengan kultur dan bahasa yang berbeda, walau dalam bahasa Indonesia sebuah kata memiliki arti yang positif, tetapi ketika kita berada di negara orang, harus tetap menjaga apa yang akan kamu ucapkan. Walaupun kata tersebut baik dan informatif. Bagi kalian yang ingin pergi ke Jepang, kamu bisa berhubungan langsung dengan admin liawisata di nomer 0811-999-2925 .

Leave a Reply